✕ Close

Terimakasih 2017 (Bagian 2)

Google Adsense Here

Halo. Apa kabar? Akhirnya setelah tertunda 19 hari, aku bisa ngupdate blog ini lagi. Mohon maaf habis ngepost kemarin langsung dihajar kesibukan KKN.

Buat yang baru gabung, ini adalah tulisan lanjutan dari tulisan kemarin Terimakasih 2017 (Bagian 1). Mendingan baca itu dulu baru baca tulisan ini.

Google Adsense Here

Gak usah basa-basi lagi, mari kita lanjut mereview tahun kemarin!

Mei 2017

Tahun kemarin aku memutuskan untuk membeli Green Screen yang sampai saat ini belum kugunakan sama sekali untuk bikin sesuatu yang kreatif. Aku membeli pipa paralon dengan @rihadhanandar kemudian dia juga yang punya akal buat masang pake leher botol air mineral di tembok. Bingung buat apa, aku pakai saja sebagai tempat foto. Dan inilah hasil karya fotografer BlackBerry @pudijaya.

Pertengahan bulan Mei 2017 aku dikabari teman mondok dulu kalau teman kami yang dari Malaysia lagi ada acara di Magelang. Akhirnya aku meluncur pulang ke Magelang. Namanya Urwah Assayuti, orang Malaysia keturunan India. Terakhir ketemu sekitar 7 tahun yang lalu waktu masih mondok. Dulu waktu aku masih jadi nasionalis garis keras aku sering teriak, “Ganyang Malaysia!” di depan hidungnya itu. Gak nyangka dia sekarang udah menikah, punya anak 2, dan terjun di bisnis.

Akhir bulan Mei 2017 menjadi awal bulan Ramadhan. Kedekatanku dengan teman-teman kuliah seangkatan semakin menjadi. Aku jadi meninggalkan permainan DOTA 2 dan alhamdulillah sampai sekarang belum main lagi. Ini ada foto dengan @purnomput dan @bintangaksama saat ngabuburit di jembatan tol.

Juni 2017

Bulan Juni 2017 adalah bulan puasa. Meskipun puasa tapi tetap ngampus. Apalagi waktu itu ada mainan baru hasil menjarah koleksinya @untungkustoro yaitu replika ular. Berikut ini adalah foto hasil karya fotografer BlackBerry @pudijaya.

Bulan puasa adalah bulan buka bersama. Ada banyak acara buka bersama tapi yang paling niat dan berkonsep adalah buka bersama teman kuliah seangkatan dan teman SMA sekelas. Terniat karena keduanya dilaksanakan di hotel dan ada konsep acaranya. Haha.

Buka bersama teman SMA sekelas bisa dibilang terniat juga meski aku tidak terlibat langsung jadi panitia. Pada hari itu aku masih harus menyerahkan revisi proposal skripsiku ke Pak Fafa dosen penguji proposal skripsiku. Aku telat, sampai di Magelang sudah magrib. Aku cuma minum segelas teh hangat di rumah trus langsung gas ke hotel.

Setelah puasa selama satu bulan penuh tentu saja diakhiri dengan lebaran mudik. Lebaran kali ini di Dusun Tarukan, Tegalrejo, Magelang tempat tinggal nenek (ibu kandungnya ibu kandungku). Sudah lama aku tidak lebaran hari pertama di Tarukan. Biasanya juga selalu pindah-pindah, kadang di Pangkat, di Sokaraja, di Jogja juga pernah.

Sayang sekali bulan Juni yang seru harus diakhiri dengan hal kurang enak. Gara-gara ngerepost tulisannya @irmn_hdyt aku dibanned dari LINE timeline. Gak bisa ngepost dan gak bisa komen. Bahkan ngelike post temen aja gak bisa. Kukira cuma sebulan tapi ternyata sampai sekarang masih diblokir. Kayaknya ini banned permanen.

Juli 2017

Awal bulan Juli aku udah di Semarang. Niatnya mau silaturahmi ke beberapa teman di Semarang. Tapi belum sempet ke mana-mana malah ada kabar duka dari teman SMA. Teman SMA sekelelasku @devanggapandu meninggal dunia. Waktu itu aku berangkat dari Semarang sekitar pukul 12 malam dan sampai Magelang sekitar pukul 1 malam. Perjalanan tercepat cuma 1 jam Semarang-Magelang. Dari Magelang langsung gas ke Purbalingga dan sampai sana subuh.

Selain dianggap hacker seperti pada bagian 1, aku juga dianggap ahli komputer. Padahal aslinya aku cuma blogger yang jarang posting, yang baru pertengahan bulan Juli 2017 ngeblog lagi setelah sekian lama vakum.

Pada akhir bulan Juli tepatnya tanggal 29 aku ada acara startup di Solo dan naik motor ke sana. SIMku sudah mati sejak 22 Februari 2016. Sampai sekarang juga belum sempat perpanjang. Bisa dikatakan selama ini aku adalah pelanggar hukum yang kebal hukum. Haha. Tapi polisi Solo terlalu sakti. Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku kena tilang.

Agustus 2017

Pertengahan tahun 2017 ditutup dengan sebuah pencapaian. Aku berhasil ke Lombok dan mencapai puncak Gunung Rinjani. Selain itu aku juga mendapat teman-teman baru dari pendakian dan sempat mampir di Gili Trawangan. Mohon maaf tulisan serial traveler pinggirian baru sampai bagian 2 karena males. 🙁

Kesimpulan Bagian 2

Yak begitulah 4 bulan kehidupanku pada pertengahan tahun 2017 kemarin. Seru kan? Lebih seru lagi kalo kamu jadi temenku. Haha.

Nantikan bagian selanjutnya di blog ini! Makanya follow @masjangka biar tau pas aku update…

Google Adsense Here
Ini sticky