Kategori: Puisi

Taman Surga

Oleh: Mas Jangka

Bukan hanya setelah fana
Taman surga di dunia nyata
Bukan sebuah fatamorgana
Oase asli di depan mata

Ketika orang-orang melingkar
Mengubah murung jadi renung
Sabar jadi hingar bingar
Eling jadi kalung

Malaikat turun gunung
Turut berkat berkarung-karung
Kabung jadi kidung
Kenang jadi kunang-kunang

Pendekar pun turut gabung
Barang sebentar mengambil minum
Lelah sehabis bertarung
Tumpah melimpahkan senyum

Coba tengoklah taman di sekeliling
Tak perlu malu atau ragu
Beregu menerobos lubang cacing
Dengan rindu yang menunggu

Kuburan, Magelang.

26 Juni 2020

Bagikan
Jangka

Menulis puisi sejak SD.

Berikan Apresiasi
Diterbitkan oleh
Jangka

Terbaru

Janji Sehari

Oleh: Mas Jangka Lima dari lima janji yang kau berikan Semuanya tidak ada yang kau… Selengkapnya

22 Juni 2020

Membuka Gerhana

Oleh: Mas Jangka Orang-orang berlari ke lapangan Masing-masing membawa kentongan Kentongan dibunyikan Hening dipecahkan Para… Selengkapnya

21 Juni 2020

Daun Bahagia

Oleh: Mas Jangka Tua-tua keladi Muda-muda sri rejeki Daun talas yang berumbi Kalian ternyata satu… Selengkapnya

12 Juni 2020

Ngantuk

Oleh: Mas Jangka Ngantuk itu tidak baku Bakunya mengantuk Kantuk itu tidak laku Lakunya mematuk… Selengkapnya

10 Juni 2020

Pusing

Oleh: Mas Jangka Kepala pusing karena pikiran yang bising Seperti ketukan dalam ruang kosong Detak… Selengkapnya

9 Juni 2020

Hujan Hanya Untuk Orang Kaya

Oleh Mas Jangka Dalam ramainya arus jalan Orang miskin berebut teduh dengan panik Sebagian mulai… Selengkapnya

8 Juni 2020

Lebih Banyak di Telegram! >>

KLIK DI SINI