uang

2 Posts Back Home

Tidak Ada Nilai Moralnya

Setiap tahun, mahasiswa Sastra Indonesia (Sasindo) Undip mengadakan yang biasa disebut makrab atau malam keakraban. Namanya kadang berganti bukan makrab, seperti tahun ini misalnya namanya jadi kemah bakti. Padahal ya acaranya hampir sama setiap tahun. Lokasi makrab selalu di Barak Militer Bantir, Sumowono, Semarang, Jawa Tengah. Entah sejak kapan, yang jelas sudah 5 tahun lebih di sana. Jadi, secara turun-temurun kami menyebut acara ini Makrab Sasindo di Bantir. Yang menjadi panitia makrab adalah mahasiswa semester 3 dan yang menjadi peserta makrab adalah mahasiswa semester 1. Kalau dulu acara ini termasuk LKMMPD (LKMM Pra Dasar) tapi sepertinya sejak beberapa tahun yang lalu dipisah karena aturan kampus. Inti kegiatan ini adalah mengenalkan mahasiswa semester 1 atau sering disebut maba (mahasiswa baru) kepada teman-teman angkatannya sendiri, kakak tingkat, dan lingkungan jurusan atau program studi. Intinya agar saling mengenal lah. Pada tahun ini, aku termasuk angkatan 2013 (yang belum juga lulus). Aku dengan peserta…

Kerja Sambil Tidur?

Manusia tidak bisa kerja sambil tidur. Begitu juga sebaliknya, manusia tidak bisa tidur sambil kerja. Tapi ada hal yang menarik di antara kata kerja dan kata tidur. Seperti yang aku temukan di halaman moto dan persembahan dalam skripsi temanku, @irmnhdyt. “Aku tidak terlalu peduli pada uang hingga harus berjuang demi mendapatkannya. Menurutku, fakta bahwa di dunia ini terdapat begitu banyak pekerjaan sungguh memalukan. Satu yang paling menyedihkan ialah bahwa satu-satunya hal yang bisa dilakukan seseorang selama delapan jam dalam sehari, hari demi hari, adalah bekerja. Kau tidak bisa makan selama delapan jam sehari atau minum selama delapan jam sehari atau bercinta selama delapan jam–yang bisa kau lakukan selama delapan jam hanyalah bekerja. Itulah kenapa manusia membuat dirinya sendiri dan orang lain sengsara dan tidak bahagia.” (William Faulkner) Setelah membaca quote dari William Faulkner yang dipopulerkan oleh Irman Hidayat, kata kerja menjadi menarik bukan? Sekarang coba perhatikan Satruk Quote yang dipopulerkan…

Navigate