pendidikan

8 Posts Back Home

Cara Mengatasi Kesulitan Belajar Berbahasa Inggris

Kemampuan berbahasa Inggrisku bisa dibilang lumayan lah jika dibanding teman-teman kuliahku. Terbukti dari daftar nilai TOEFL yang aku ikuti beberapa tahun yang lalu. Nilaiku termasuk yang paling atas untuk angkatanku. Meski sebenarnya termasuk rata-rata jika dibandingkan teman-teman jurusan Sastra Inggris. Kadang aku ditanyai bagaimana cara belajar berbahasa Inggris. Masih banyak teman-teman yang merasa kesulitan dalam belajar bahasa yang digunakan mayoritas penduduk global yaitu bahasa Inggris. Kesulitan dalam belajar bahasa Inggris menjadi penghambat tersendiri. Misalnya, beberapa lowongan beasiswa ataupun lowongan kerja mensyaratkan bahasa Inggris dengan nilai minimal tertentu. Selain itu juga bahasa Inggris bisa digunakan untuk kepentingan keseharian, pendidikan, bisnis, atau wisata. Untuk membantu masyarakat Indonesia agar lebih paham akan bahasa Inggris, English First memberikan layanan mengenai program belajar bahasa Inggris yang mudah dan tentunya menyenangkan. Untuk mengetahui lebih lanjut kamu bisa cek di link https://www.ef.co.id/englishfirst/adults/courses/business-english/. Kesulitan dalam proses belajar bahasa Inggris berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Banyak faktor…

Tidak Ada Nilai Moralnya

Setiap tahun, mahasiswa Sastra Indonesia (Sasindo) Undip mengadakan yang biasa disebut makrab atau malam keakraban. Namanya kadang berganti bukan makrab, seperti tahun ini misalnya namanya jadi kemah bakti. Padahal ya acaranya hampir sama setiap tahun. Lokasi makrab selalu di Barak Militer Bantir, Sumowono, Semarang, Jawa Tengah. Entah sejak kapan, yang jelas sudah 5 tahun lebih di sana. Jadi, secara turun-temurun kami menyebut acara ini Makrab Sasindo di Bantir. Yang menjadi panitia makrab adalah mahasiswa semester 3 dan yang menjadi peserta makrab adalah mahasiswa semester 1. Kalau dulu acara ini termasuk LKMMPD (LKMM Pra Dasar) tapi sepertinya sejak beberapa tahun yang lalu dipisah karena aturan kampus. Inti kegiatan ini adalah mengenalkan mahasiswa semester 1 atau sering disebut maba (mahasiswa baru) kepada teman-teman angkatannya sendiri, kakak tingkat, dan lingkungan jurusan atau program studi. Intinya agar saling mengenal lah. Pada tahun ini, aku termasuk angkatan 2013 (yang belum juga lulus). Aku dengan peserta…

5 Tahun Belum Lulus: Cara Menjadi Mahasiswa Gagal

Saat banyak mahasiswa sudah lulus, bekerja, atau bercinta secara halal, masih ada mahasiswa yang kuliahnya entah sampai mana. Sebagai mahasiswa tingkat akhir, penulis kemudian berpikir tentang 5 tahun ke belakang. Apa saja dosa yang pernah penulis lakukan selama ini? Berdasarkan pengalaman penulis dan pengalaman teman-teman penulis, inilah cara menjadi mahasiswa gagal. Apa saja faktor-faktor yang mendukung kegagalan seorang mahasiswa? Mari kita mulai dari awal kuliah. Penulis mencoba menjabarkan secara kronologis dan semoga tidak anakronis. Ya, ini tulisan serius. Gagal memilih jurusan. Ini adalah kegagalan ketika SMA, bahkan salah jurusan bisa jadi bermula dari SMP. Kok bisa? Dari SMP sudah harus menentukan mau sekolah di SMA, SMK, atau sekolah aneh lainnya. Keputusan yang diambil tidak bisa diubah setelah tidak betah. Mau tidak mau harus lanjut atau ngulang lagi dari level satu. Selanjutnya ketika SMA diberi pilihan jurusan. Ada jurusan IPA, IPS, Bahasa, Agama, Olahraga, Multimedia, Rekayasa Perangkat Lunak, dan jurusan aneh…

Terimakasih 2017 (Bagian 2)

Halo. Apa kabar? Akhirnya setelah tertunda 19 hari, aku bisa ngupdate blog ini lagi. Mohon maaf habis ngepost kemarin langsung dihajar kesibukan KKN. Buat yang baru gabung, ini adalah tulisan lanjutan dari tulisan kemarin Terimakasih 2017 (Bagian 1). Mendingan baca itu dulu baru baca tulisan ini. Gak usah basa-basi lagi, mari kita lanjut mereview tahun kemarin! Mei 2017 Tahun kemarin aku memutuskan untuk membeli Green Screen yang sampai saat ini belum kugunakan sama sekali untuk bikin sesuatu yang kreatif. Aku membeli pipa paralon dengan @rihadhanandar kemudian dia juga yang punya akal buat masang pake leher botol air mineral di tembok. Bingung buat apa, aku pakai saja sebagai tempat foto. Dan inilah hasil karya fotografer BlackBerry @pudijaya. Pertengahan bulan Mei 2017 aku dikabari teman mondok dulu kalau teman kami yang dari Malaysia lagi ada acara di Magelang. Akhirnya aku meluncur pulang ke Magelang. Namanya Urwah Assayuti, orang Malaysia keturunan India. Terakhir…

Terimakasih 2017 (Bagian 1)

Wkwkwk. Setelah lumayan lama tidak disipin ngeblog, mencoba nulis lagi. Banyak banget utang post di blog ini dan vlog di YouTube. Semua itu karena kemalasan dan ketidakdisiplinan pada tahun 2017 kemarin. Tapi dari semua kemalasan itu ada banyak hal yang telah dicapai dan dilewati. Perlu banyak-banyak bersyukur. Mari kita review pengalamanku selama setahun terakhir! Januari 2017 Malam tahun baru di rumah saja karena Mamah gak ngebolehin keluar. Padahal waktu itu diajak tante dan mbah buat nonton kembang api di Kopeng. Akhirnya yang ikut cuman adikku dan aku menghabiskan malam tahun baru di rumah. Maklum, belum ada sebulan Papah meninggal dan Mamah masih ada perasaan insecure. Untungnya kalau siang hari Mamah gak insecure. Tanggal 1 Januari 2017 aku dan saudara-saudaraku main water tubing di Candimulyo. Lumayan seger. Habis itu tanggal 4 Januari 2017 aku service motor. Biasa service motor tiap liburan semester. Sebelumnya karena Papah meninggal, aku jadi sering menghadiri acara…

Startup Jasa Titip

Aku selalu membayar UKT tepat waktu. Kadang jauh-jauh hari sebelum deadline, kadang mepet deadline. Untuk semester ini aku membayar tepat 1 hari sebelum deadline. Tapi di sisi lain, hampir tiap semester pasti ada aja yang nitip buat bayar UKT. Kebetulan untuk semester ganjil tahun 2017 ini yang nitip adalah temen sejurusanku yaitu Kang Mas Bintang Aksama Dinihari. Deadline pembayaran UKT kali ini jatuh pada hari kamis tanggal 28 Juli 2017. Sekitar jam 9 malam tiba-tiba Bintang nelpon. Dengan suara kurang jelas dan backsound kodok-kodok sawah, aku menerima misi suci ini. Uang UKT Bintang sebesar 5 juta 500 ribu rupiah masuk ke rekening Mandiriku. “Suwun, Jang. Aku dadi iso tangi awan,” kata Bintang. Kebetulan ketika itu Mas Agus (yang biasanya juga nitip bayar UKT) sedang main di kontrakanku. Setelah bosan menghadap layar laptop, Mas Agus mengajak untuk nongkrong duduk minum susu di Kedai Susunan. Pas, kupikir setelah nyusu akan kucoba bayarkan…

Ketika Jangka Galau Mau Kuliah atau Fokus Bisnis

Tepat setahun yang lalu saya menggalaukan masalah ini. Saya sudah bertekad untuk tidak kuliah dan menceritakan alasan-alasan kepada orang-orang yang perhatian dengan saya. Tapi banyak yang menginginkan saya untuk lanjut kuliah. Lalu bagaimana akhirnya? Sebenarnya niat saya tidak kuliah adalah agar bisa fokus terhadap bisnis saya. Saya berpikir bahwa kuliah nantinya akan mengganggu bisnis saya. Tapi pikiran saya lama-lama berubah semenjak bertemu hal-hal berikut ini. 1. Sebuah artikel di StartupBisnis.com Saya belajar banyak di StartupBisnis.com terutama tulisan mengenai bisnis online dan enterpreneurship. Entah kenapa saya nyasar di artikel berjudul “Bagaimana Young Entrepreneur Me-Manage Karyawan”. Di artikel itu dikisahkan ada seorang anak kelas 3 SMA yang mempunyai karyawan. Dan karyawannya yang lebih tua sering melanggar peraturan. Lalu ada saran dari Tyohan dari Hackerspace Bandung yang kurang lebih begini: “Lulus kuliah adalah hal yang penting untuk entrepreneur. Karena sebagai entrepreneur, akan penting untuk membangun partnership dengan pihak lain yang bonafit, sering kali…

Riwayat Pendidikan Seorang Jangka

Kita di sini bahas pendidikan formal ya. Bukan pendidikan informal atau pendidikan kehidupan atau apapun itu selain pendidikan formal. Kita mulai aja. Sebenarnya gue masuk TK itu tanpa unsur kesengajaan. Gue hanya ikut-ikutan maen sama temen-temen gue. Berhubung gue pinter, jadinya malah langsung dimasukkin ke TKnya. Dan yang minta itu guru-guru TKnya. Katanya sih gitu. Gak tau kenyataannya. Gue masuk TK Masyitoh 1 Sokaraja Kulon waktu masih berumur 3 tahun. Gue udah bisa ngoceh sejak umur 2 tahun. Jadi wajarlah kalau umur 3 tahun udah masuk TK. Gue menjalani kehidupan di TK seperti anak-anak kebanyakan. Gue pernah ngompol di celana. Gue pernah nangis. Gue pernah bikin temen nangis. Gue pernah berlagak preman sama temen sendiri tapi takut sama anak-anak SD. Nggak tau kenapa ketika itu anak-anak SD keliatan besar dan menakutkan. Dan beruntung gue naik kelas. Gue bisa merasakan bangku TK nol besar saat masih berumur 4 tahun. Tapi keburuntungan…

Navigate