idealist

7 Posts Back Home

Tidak Ada Nilai Moralnya

Setiap tahun, mahasiswa Sastra Indonesia (Sasindo) Undip mengadakan yang biasa disebut makrab atau malam keakraban. Namanya kadang berganti bukan makrab, seperti tahun ini misalnya namanya jadi kemah bakti. Padahal ya acaranya hampir sama setiap tahun. Lokasi makrab selalu di Barak Militer Bantir, Sumowono, Semarang, Jawa Tengah. Entah sejak kapan, yang jelas sudah 5 tahun lebih di sana. Jadi, secara turun-temurun kami menyebut acara ini Makrab Sasindo di Bantir. Yang menjadi panitia makrab adalah mahasiswa semester 3 dan yang menjadi peserta makrab adalah mahasiswa semester 1. Kalau dulu acara ini termasuk LKMMPD (LKMM Pra Dasar) tapi sepertinya sejak beberapa tahun yang lalu dipisah karena aturan kampus. Inti kegiatan ini adalah mengenalkan mahasiswa semester 1 atau sering disebut maba (mahasiswa baru) kepada teman-teman angkatannya sendiri, kakak tingkat, dan lingkungan jurusan atau program studi. Intinya agar saling mengenal lah. Pada tahun ini, aku termasuk angkatan 2013 (yang belum juga lulus). Aku dengan peserta…

Efek Negatif Jam Digital yang Tidak Terduga

Sebagai seorang pecinta teknologi digital, aku hampir tidak punya jam analog selain jam dinding yang sudah rusak. Aku selalu mengandalkan jam digital yang ada di smartphone atau laptop. Enaknya kalo di smartphone yaitu ketika pindah zona waktu tidak usah setting lagi, otomatis ganti jam. Padahal aslinya ya aku gak kuat beli jam analog. Wkwkwk. Ada juga banyak keunggulan lain dari jam digital yang numpang di Android atau di Windows ini. Satu di antaranya yaitu menunjukkan sampai ke menit secara akurat. Berbeda dengan jam analog yang harus mengira atau membulatkan dengan hitungan 5 menit. Itu juga harus setting sendiri yang kadang kelewat cepat atau kelewat lambat. Jam digital juga baterainya numpang, jadi nggak perlu ganti atau service baterai. Tentu masih banyak keunggulan lain yang tidak usah disebutkan karena aku bukan tukang reparasi jam atau tukang jualan jam. Tapi ternyata ada efek negatif dari jam digital yang baru-baru ini kutemukan. Jam digital…

Kerja Sambil Tidur?

Manusia tidak bisa kerja sambil tidur. Begitu juga sebaliknya, manusia tidak bisa tidur sambil kerja. Tapi ada hal yang menarik di antara kata kerja dan kata tidur. Seperti yang aku temukan di halaman moto dan persembahan dalam skripsi temanku, @irmnhdyt. “Aku tidak terlalu peduli pada uang hingga harus berjuang demi mendapatkannya. Menurutku, fakta bahwa di dunia ini terdapat begitu banyak pekerjaan sungguh memalukan. Satu yang paling menyedihkan ialah bahwa satu-satunya hal yang bisa dilakukan seseorang selama delapan jam dalam sehari, hari demi hari, adalah bekerja. Kau tidak bisa makan selama delapan jam sehari atau minum selama delapan jam sehari atau bercinta selama delapan jam–yang bisa kau lakukan selama delapan jam hanyalah bekerja. Itulah kenapa manusia membuat dirinya sendiri dan orang lain sengsara dan tidak bahagia.” (William Faulkner) Setelah membaca quote dari William Faulkner yang dipopulerkan oleh Irman Hidayat, kata kerja menjadi menarik bukan? Sekarang coba perhatikan Satruk Quote yang dipopulerkan…

Aku Kembali

Setelah beberapa tahun tak punya blog pribadi, akhirnya aku memutuskan untuk mengidupkan blog pribadiku lagi. Bukan dengan jurus edo tensei melainkan dengan jurus yang dimiliki Nabi Isa. Hidup kembali tanpa kurang suatu apapun. Halah. Postingan-postingan dan halaman-halaman dari masjangka.com versi 2013 diimpor kembali. Semuanya kembali utuh seperti semula. Selain itu ada juga tulisan yang dipindahkan dari cintadamai.com ke blog ini. Secara teknis pengembalian blog cukup sampai paragraf kedua. Selanjutnya adalah menata masa depan blog ini. Apakah nantinya akan ditinggalkan lagi atau akan berjaya? Konsep blog ini sudah kumatangkan. Halah. Aku Kata ganti orang pertama yang kupakai adalah aku. Bukan saya bukan gue. Dengan melihat dari latar belakangku sebagai orang Jawa, orang Indonesia. Seperti Chairil Anwar yang menggunakan kata “aku” bukan kata “saya”. Kata ganti aku memang terlihat kurang formal bahkan menye-menye. Tetapi itulah aku. Bukan saya yang formal, kaku, dan tua. Bukan gue yang sok kota, gaul, dan muda. Aku…

4 Syarat Tempat Makan Enak

Makan menjadi urusan yang penting bagi kita. Makan tidak hanya mempunyai fungsi mengenyangkan perut untuk kesehatan. Akan tetapi makan juga bisa berfungsi sebagai gaya hidup bahkan hiburan tersendiri bagi orang-orang tertentu. Termasuk saya. Saya punya 4 syarat tersendiri suatu tempat makan bisa dikatakan enak. Syarat-syarat ini muncul karena hobby saya berpindah-pindah tempat makan dan selalu ingin makan di tempat yang belum pernah saya kunjungi. Berikut ini syarat dari saya: 1. Makananannya Enak Sudah jelas bahwa setiap orang pengen makan enak. Termasuk saya. Tapi selera orang berbeda-beda. Alhamdulillah saya termasuk orang yang bisa makan apa saja asal enak. Saya tidak punya alergi atau ketakutan makan di tempat tertentu. Karena ada yang tidak mau makan di warteg, ada. Ada yang tidak mau makan di warung padang, ada. Ada yang tidak mau makan di KFC, ada. 2. Tempatnya Enak Tempat juga merupakan hal yang penting saat makan. Hal yang paling utama adalah bersih,…

Belajar Four Statement dari @JamilAzzaini

Bisa dibilang saya ini pembaca setengah setia JamilAzzaini.com selain Startup Bisnis. Karena dua web tadi lumayan memberikan saya semangat atau inspirasi untuk hidup yang lebih baik. Kali ini saya dapat ilmu baru dari @JamilAzzaini yaitu four statement. Apa itu four statement? Kalau kata Jamil Azzaini, four statement adalah 4 pertanyaan yang diajukan pada diri sendiri mewakili 4 kategori (empat kata) yang kontradiktif. Dia mencontohkan: kaya, miskin, surga dan neraka. Contoh pertanyaan yang dia ajukan, “Maukah saya hidup di dunia miskin dan di akhirat masuk neraka? Maukah saya hidup di dunia kaya tapi di akhirat masuk neraka? Maukah saya hidup di dunia miskin dan di akhirat masuk surga? Maukah saya hidup di dunia kaya dan di akhirat masuk surga?” Kira-kira mana yang dia pilih? Tentu saja dia selalu memilih yang terakhir. Saya akhirnya mencoba menyusun dengan kata-kata saya sendiri. Kata-kata saya yaitu: sukses, terbengkalai, bisnis, dan kuliah. Kata-kata tadi masih berhubungan…

Navigate