Kategori: Puisi

Saham Gorengan

Oleh: Mas Jangka

Eka suka membeli gorengan
Ketika masih kerja kantoran
Kebiasaan itu punah
Setelah kerja di rumah

Berkat idolanya pamer saham
Eka ikut belajar saham
Awalnya dia tidak paham
Lama-lama pura-pura paham

Uang yang biasa buat beli gorengan
Ternyata bisa buat beli lembaran
Yang harganya ratusan
Satu lotnya cuma belasan

Karena belinya cuma belasan ribu
Untung ruginya juga cuma belasan perak
Kapan kaya kalo cuan kayak berak
Eka naikkan modalnya jadi ratusan ribu

Bulan pertama bisa cuan
Modal harian sudah jutaan
Untung ratusan ribu
Sebagian buat Ibu

Bulan kedua makin nyata
Modal harian belasan juta
Rugi jutaan sudah biasa
Namanya juga usaha

Bulan ketiga kok kayak setan
IHSG kebakaran
Terpaksa cut loss daripada galau
Besoknya IHSG hijau

Bulan keempat belajar cermat
IHSG kebakaran hebat
Kali ini waktunya serok
Besoknya IHSG makin jongkok

Nyangkut belasan juta
Mana duit pinjem lagi

Rooftop Greenhouse, Semarang.

6 Januari 2021

Bagikan
Jangka

Menulis puisi sejak SD. Jangan lupa join ke channel Telegram!

Berikan Apresiasi
Diterbitkan oleh
Jangka

Terbaru

Ketika Sesuatu Berjalan Tidak Sesuai Rencana

Oleh: Mas Jangka Ban kempes Bensin habis Oli habis Aki habis Semua… Selengkapnya

6 Maret 2021

Surga Langit

Oleh: Mas Jangka Tak ada yang tau pasti Surga ada di langit… Selengkapnya

27 Januari 2021

Hak Asasi Masing-Masing

Oleh: Mas Jangka Tono tidak bisa tidur karena tetangganya berkaraoke dan dia… Selengkapnya

8 Januari 2021

Jangan Nekat Menghentikan Hidup Diri Sendiri

Oleh: Mas Jangka Menghentikan hidup butuh strategi Bukan cuma butuh keberanian Perlu… Selengkapnya

7 Januari 2021

Gunung Mati

Oleh: Mas Jangka Aku dari lempeng tengah Kamu dari lempeng barat Kita… Selengkapnya

4 Januari 2021

Nasi Goreng Untuk Leonardo DiCaprio

Oleh: Mas Jangka Kunjungan Leo ke Kalimantan, untuk menengok orang utan. Aku… Selengkapnya

3 Januari 2021

Loteng

Oleh: Mas Jangka Loteng ini dulunya tempat menyimpan jagung Kini jadi tempat… Selengkapnya

2 Januari 2021

Tahun Baru 2021

Oleh: Mas Jangka Jalanan sepi tak macet Suara terompet tergencet Wajah pedagang… Selengkapnya

1 Januari 2021

Terima Kasih 2020

Oleh: Mas Jangka Januari aku berlari Februari aku menari Maret aku mengkeret… Selengkapnya

31 Desember 2020

Dilarang Melarang

Oleh: Mas Jangka Seharusnya tidak begini Tapi tidak begitu Tidak tak terbatas… Selengkapnya

30 Desember 2020

Bendungan Rindu

Oleh: Mas Jangka Rindu yang rintik-rintik Lama-lama deras dan keras Aku hanya… Selengkapnya

17 Desember 2020

23 Hari Tanpa Wifi

Oleh: Mas Jangka Air di sini lebih gampang mendidih Rasanya pengen mandi… Selengkapnya

10 November 2020

Join Telegram Yuk! >>

KLIK DI SINI