Kategori: Puisi

Rambusa

Oleh: Mas Jangka

Beracun ketika masih muda
Liar dan suka bersandar
Manfaatnya berlipat ganda
Tuanya malah segar bugar

Legenda yang anak desa suka
Perpaduan rasa surga dan neraka
Tak perlu menghisap butir kimia
Alam sudah siap sedia

Tak peduli dengan santunan negara
Bisa hidup mandiri di mana-mana
Asal cukup air dan udara
Bisa menjalar ke mana-mana

Tak jarang dibabat habis
Karena orang tak tau
Padahal kalau mau
Bisa dijual buat bisnis

Rambusa alias Markisa Mini alias Ermot alias Ceplukan Blungsun alias Rajutan alias Kaceprek alias Timun Dendang alias Timun Padang

Punya banyak nama
Seperti teroris saja

Pinggir Jalan Depan Mansion, Semarang.

9 Agustus 2020

Bagikan
Jangka

Menulis puisi sejak SD. Jangan lupa join ke channel Telegram!

Berikan Apresiasi
Diterbitkan oleh
Jangka

Terbaru

Buku Yang Tak Pernah Selesai Ditulis

Oleh: Mas Jangka Betapa repotnya jadi penulis Harus berburu unggas dulu Mau bebek atau angsa… Selengkapnya

13 Agustus 2020

Dasaran

Oleh: Mas Jangka Pemuda-pemuda itu menyambut hari baru Saat orang-orang sudah lelah dengan dunia Mereka… Selengkapnya

8 Agustus 2020

Petani Kota

Oleh: Mas Jangka Petani kota mencangkul desa di pinggiran jalan raya Cangkul satu keluar batu… Selengkapnya

6 Agustus 2020

Hanya Reaksi Kimia

Oleh: Mas Jangka Sedih dan senang datang silih berganti Tapi pernahkah kamu sedih dan senang… Selengkapnya

5 Agustus 2020

Agustus Nggak Pernah Serius

Oleh: Mas Jangka Agus yang kurus Tius yang tirus Uus yang kasus Nggak ada yang… Selengkapnya

1 Agustus 2020

Taman Surga

Oleh: Mas Jangka Bukan hanya setelah fana Taman surga di dunia nyata Bukan sebuah fatamorgana… Selengkapnya

26 Juni 2020

Join Telegram Yuk! >>

KLIK DI SINI