Muslim

Islam yang Tidak Memandang Golongan

Saya lahir di Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Di sana saya tidak pernah mendapat pertanyaan tentang Islam golongan apa saya. Masyarakat di sana paling pol tanya, “Agamamu apa?” Paling pol itu. Pada kenyataanya jarang sekali orang di sana menanyakan tentang agama. Saya ngaji di Sokaraja di tiga lokasi berbeda. Pertama di rumah guru ngaji, kedua di madrasah dekat pertigaan, ketiga di mushola. Eh empat ding. Keempat di madrasah agak jauh. Seingat saya, dulu saya tidak pernah diajari, “Kamu Islam itu. Kamu Islam ini.” Yang saya tahu cuma Islam itu ya belajar ngaji, sejarah nabi, tata cara beribadah, dll. Walaupun depan rumah saya orang-orang bilang LDII yang kalo masuk rumahnya trus habis itu dipel, saya tetap bermain dengan anaknya dan pernah sekali masuk ke rumahnya. Saya tidak tau habis itu dipel apa enggak sih. Sedangkan teman-teman saya yang lain saya tidak tau mereka Islam apa. Seperti saya ini. Kemudian kelas 2 SD saya…

Navigate