Kategori: Puisi

Membuka Gerhana

Oleh: Mas Jangka

Orang-orang berlari ke lapangan
Masing-masing membawa kentongan
Kentongan dibunyikan
Hening dipecahkan

Para ilmuwan dan agamawan tertawa
Dengan otak dan hati yang tidak dibawa

Setelah beberapa menit
Bulan bergerak dengan pelit
Ogre menghentikan makan
Cahaya menerangi kegelapan

Perlukah kita membuka gerhana itu
Atau kita biarkan saja ia berlalu

Bekas kolam lele, Magelang

21 Juni 2020

Bagikan
Jangka

Menulis puisi sejak SD.

Berikan Apresiasi
Diterbitkan oleh
Jangka

Terbaru

Taman Surga

Oleh: Mas Jangka Bukan hanya setelah fana Taman surga di dunia nyata Bukan sebuah fatamorgana… Selengkapnya

26 Juni 2020

Janji Sehari

Oleh: Mas Jangka Lima dari lima janji yang kau berikan Semuanya tidak ada yang kau… Selengkapnya

22 Juni 2020

Daun Bahagia

Oleh: Mas Jangka Tua-tua keladi Muda-muda sri rejeki Daun talas yang berumbi Kalian ternyata satu… Selengkapnya

12 Juni 2020

Ngantuk

Oleh: Mas Jangka Ngantuk itu tidak baku Bakunya mengantuk Kantuk itu tidak laku Lakunya mematuk… Selengkapnya

10 Juni 2020

Pusing

Oleh: Mas Jangka Kepala pusing karena pikiran yang bising Seperti ketukan dalam ruang kosong Detak… Selengkapnya

9 Juni 2020

Hujan Hanya Untuk Orang Kaya

Oleh Mas Jangka Dalam ramainya arus jalan Orang miskin berebut teduh dengan panik Sebagian mulai… Selengkapnya

8 Juni 2020

Lebih Banyak di Telegram! >>

KLIK DI SINI