Kategori: Puisi

Hujan Hanya Untuk Orang Kaya

Oleh Mas Jangka

Dalam ramainya arus jalan
Orang miskin berebut teduh dengan panik
Sebagian mulai menggunakan jas hujan
Sebagian menunggu deras jadi rintik

Orang kaya lewat dengan mobilnya
Sambil berkata, oh indahnya

Sesampainya di rumah
Orang miskin kembali beraksi
Mengangkati jemuran yang telanjur basah
Sebagian menadah bocoran dengan panci

Orang kaya meneguk minuman hangat
Sambil berkata, oh nikmat

Jika hujan tak kunjung pergi
Orang miskin mulai berpikir
Sebagian mulai terkena banjir
Sebagian gagal panen lagi

Orang kaya mulai menonton derita
Sambil berkata, oh berita

Para seniman dan sastrawan mulai menuai
Karya tentang hujan makin laku keras
Sedangkan para politisi berlagak pandai
Membuat kebijakan yang tidak tegas

Orang yang membaca puisi ini membatin
Sambil berkata, sok tau dan sok prihatin

Di bawah genteng, Magelang.

8 Juni 2020

Bagikan
Jangka

Menulis puisi sejak SD. Jangan lupa join ke channel Telegram!

Berikan Apresiasi
Diterbitkan oleh
Jangka

Terbaru

Dasaran

Oleh: Mas Jangka Pemuda-pemuda itu menyambut hari baru Saat orang-orang sudah lelah dengan dunia Mereka… Selengkapnya

8 Agustus 2020

Petani Kota

Oleh: Mas Jangka Petani kota mencangkul desa di pinggiran jalan raya Cangkul satu keluar batu… Selengkapnya

6 Agustus 2020

Hanya Reaksi Kimia

Oleh: Mas Jangka Sedih dan senang datang silih berganti Tapi pernahkah kamu sedih dan senang… Selengkapnya

5 Agustus 2020

Agustus Nggak Pernah Serius

Oleh: Mas Jangka Agus yang kurus Tius yang tirus Uus yang kasus Nggak ada yang… Selengkapnya

1 Agustus 2020

Taman Surga

Oleh: Mas Jangka Bukan hanya setelah fana Taman surga di dunia nyata Bukan sebuah fatamorgana… Selengkapnya

26 Juni 2020

Janji Sehari

Oleh: Mas Jangka Lima dari lima janji yang kau berikan Semuanya tidak ada yang kau… Selengkapnya

22 Juni 2020

Join Telegram Yuk! >>

KLIK DI SINI