✕ Close

Efek Negatif Jam Digital yang Tidak Terduga

Google Adsense Here

Sebagai seorang pecinta teknologi digital, aku hampir tidak punya jam analog selain jam dinding yang sudah rusak. Aku selalu mengandalkan jam digital yang ada di smartphone atau laptop. Enaknya kalo di smartphone yaitu ketika pindah zona waktu tidak usah setting lagi, otomatis ganti jam. Padahal aslinya ya aku gak kuat beli jam analog. Wkwkwk.

Ada juga banyak keunggulan lain dari jam digital yang numpang di Android atau di Windows ini. Satu di antaranya yaitu menunjukkan sampai ke menit secara akurat. Berbeda dengan jam analog yang harus mengira atau membulatkan dengan hitungan 5 menit. Itu juga harus setting sendiri yang kadang kelewat cepat atau kelewat lambat. Jam digital juga baterainya numpang, jadi nggak perlu ganti atau service baterai. Tentu masih banyak keunggulan lain yang tidak usah disebutkan karena aku bukan tukang reparasi jam atau tukang jualan jam.

Google Adsense Here

Tapi ternyata ada efek negatif dari jam digital yang baru-baru ini kutemukan. Jam digital memberikan efek sekarang banget. Maksudnya adalah hanya menunjukkan waktu pada jam sekian dan menit sekian saja. Misalnya pukul 16:20 yang hanya menunjukkan angka itu saja. Angka itu tidak menunjukkan jam lainnya yang jumlahnya ada 12 jika di jam analog. Ternyata itu berefek negatif.

Efek Negatif Jam Digital

Setelah mengevaluasi hidupku yang serba bahagia dan cepat ini, ternyata aku jarang melakukan hal penting. Aku kemudian sering baca-baca tulisan di Medium tentang produktivitas. Aku akhirnya tercerahkan.

Waktuku yang selama ini terasa kurang cukup, sebenarnya hanya sibuk saja tapi tidak produktif. Aku evaluasi tahun 2016, aku kebanyakan main game. Sedangkan pada tahun 2017 aku kebanyakan nonton film. Tahun 2018 sudah tidak main game dan jarang nonton film masih saja kurang waktuku.

Aku kembali mengevaluasi waktuku selama ini ke mana saja. Tracking dan evaluating merupakan hal penting dalam segala lini kehidupan. Ternyata selama ini aku habiskan waktu untuk membaca email dan scrolling timeline social media.

Baiklah, aku kurangi baca email dan buka socmed. Ternyata masih kurang juga. Aku juga membuat to do list, gagal juga. Setelah kurenungi dan iseng-iseng buka widget di desktop Windows, aku menemukan solusinya.

Dalam widget di desktop Windows tersedia kalender dan jam analog. Setelah kupasang, aku jadi sadar. Ternyata selama ini pandanganku sempit. Aku hanya fokus pada jam dan menit sekarang.

Aku jadi sadar betapa pentingnya kalender dan papan jadwal (time table). Pantesan orang-orang pada pake kalender lalu dilingkarin. Pada pake time table lalu dikasih sticky note atau ditulisi dengan spidol. Ternyata dengan begitu, orang jadi sadar estimasi waktu yang tersisa. Mereka jadi melihat lebih luas, tidak hanya fokus pada hari ini.

Begitu pula dengan pentingnya jam analog. Selain mempercantik dan memperindah ruangan atau tangan, ternyata memiliki efek positif untuk melihat hari secara keseluruhan. Tidak hanya sempit pada jam dan menit sekarang. Aku jadi bisa melihat gambaran luasnya. I see the bigger picture. Sekarang pukul berapa, tinggal berapa jam lagi harus kerja sampai tiba waktunya istirahat. Kalau pakai jam digital, tidak terasa sudah tiba waktu istirahat, padahal cuma baru baca email dan buka socmed.

Kesimpulan

Antara jam digital dan jam analog tentu memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Tapi untuk orang yang hidupnya ingin lebih produktif, disarankan untuk menggunakan jam analog. Jam analog bisa melihat sudut pandang hari secara keseluruhan, bukan hanya sempit pada jam dan menit sekarang.

Bagaimana kalau menurut kalian? Lebih suka jam digital atau jam analog?

Google Adsense Here
Ini sticky